Kegiatan Learning with Native merupakan agenda rutin yang diselenggarakan oleh Tim CIP Sekolah Mulia, MI Muhammadiyah 5 Surabaya. Program ini bertujuan membiasakan siswa untuk mendengarkan, bertutur, dan berinteraksi langsung dengan native speaker.
Mengusung tema American Culture, kali ini Sekolah Mulia menghadirkan Mr Anson Jerome Gehman—akrab disapa Mr Anson—seorang bule muslim asal Amerika Serikat yang datang langsung ke sekolah pada Senin (16/6/2025).
Jika pada kesempatan sebelumnya siswa CIP belajar bersama mahasiswa asing dari program pertukaran internasional ITS melalui kegiatan outing class di Pantai Kenjeran, kali ini mereka belajar langsung dengan native speaker dari Amerika di dalam kelas.
Sebanyak 48 siswa CIP menyambut kegiatan ini dengan antusias. Mereka semangat mempelajari berbagai aspek budaya Amerika yang belum mereka kenal sebelumnya. Mulai dari bendera, film, produk, hingga tokoh-tokoh kenamaan Amerika diperkenalkan secara menarik oleh Mr Anson.
Ia menceritakan bahwa di Amerika, umat Muslim hanya sekitar 1 persen dari populasi, sementara mayoritas penduduk memeluk agama Kristen dan Katolik. Ia juga mengungkapkan bahwa makanan yang banyak disukai warga Amerika adalah salad.
Mendengar hal itu, para siswa pun spontan tertawa. Mereka terbiasa makan nasi setiap hari, dan menyukai sayuran bagi sebagian besar dari mereka masih terasa sulit.
Dengan pembawaan yang hangat dan menyenangkan, Mr Anson berhasil menarik perhatian siswa untuk mendengarkan dan memahami materi.
“Mr Anson, native speaker asal Amerika, sangat ramah. Penjelasannya tentang budaya Amerika menarik perhatian anak-anak CIP kelas 1 sampai 4,” ujar Mufarroha, Koordinator CIP.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif bagi siswa, khususnya dalam memperluas wawasan dan pengalaman berbicara Bahasa Inggris secara langsung.
“Kegiatan Learn with Native memberikan pengalaman belajar yang sangat menyenangkan. Anak-anak bisa berinteraksi langsung dengan penutur asli Bahasa Inggris, sehingga menambah kemampuan mereka dalam berbicara secara aktif,” imbuhnya.
Rasyiq, siswa kelas 2, turut menyampaikan kesannya.
“Senang, karena kita jadi tahu tentang budaya Amerika. Tentang bendera, film Simpsons, dan seperti apa kehidupan di Amerika,” ujarnya.
(Tessa/Ana Rose)

